Azhar Kiran Sosok Pendidik di Lingkungan Kementrian Agama Pidie dan Aktif dalam Organisasi Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia di Aceh yang Berhasil Gerakkan Restorasi Spiritual Pasca-Bencana di Aceh.

Terkini 25 Apr 2026 15:27 4 min read 246 views By Eric carno

Share berita ini

Azhar Kiran Sosok Pendidik di Lingkungan Kementrian Agama Pidie dan Aktif dalam Organisasi Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia di Aceh yang Berhasil Gerakkan Restorasi Spiritual Pasca-Bencana di Aceh.
Azhar Kiran Sosok Pendidik di Lingkungan Kementrian Agama Pidie dan Aktif dalam Organisasi Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia di Aceh yang Berhasil Gerakkan Restorasi Spiritual Pasca-Bencana di Aceh.

CWNews.my.id.|| 25 April 2026 || PIDIE JAYA, ACEH– Suasana haru dan khidmat menyelimuti ratusan Dayah serta Madrasah di Kabupaten Pidie, Pidie Jaya dan Bireuen mulai akhir tahun 2025 hingga memasuki awal 2026. Di tengah upaya pemulihan pasca-bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, muncul sosok pendidik yang menjadi jembatan kebaikan bagi ribuan santri, pelajar dan masyarakat.

 

Azhar Kiran, S.Pd., M.Pd., Putra asli kelahiran Kiran Dayah, Kecamatan Jangka Buya, Pidie Jaya ini bukan sekadar guru biasa. Sebagai sosok yang bernaung di bawah Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia, Azhar Kiran menunjukkan bahwa dedikasi seorang guru madrasah harus melampaui batas ruang kelas.

 

Misi Kemanusiaan Lintas Provinsi, Saat ini, Azhar aktif mengajar di berbagai lembaga pendidikan seperti MTsN 4 Pidie, SMP Swasta Abu Lamkawe (Pidie), MTsS Tastafi Blang Awe (Pidie Jaya), dan Dayah MUQ Pidie Jaya. Di sela kesibukannya mengajar, ia saban hari mencoba melakukan koordinasi dengan teman sejawat tingkat nasional dan berhasil membangun kolaborasi strategis dengan berbagai lembaga kemanusiaan nasional untuk menyalurkan bantuan bagi wilayah terdampak bencana.

 

Dibawah kerjasama dengan Yayasan Laziswaf, Pesantren Al Hilal Bandung, LWQ, Yayasan Mulia Sedekah Sesama (Tangerang, Banten), Yayasan Tabung Waqaf Ummat (Riau), Yayasan Mulia Peduli Bangsa (Depok, Jabar), dan Yayasan Rahmatullil Mukminiinal Mukhlasin/Yaa Rahman (Bantul, D.I. Yogyakarta) serta berbagai donatur lainnya dimanapun berada yang telah mengirimkan mushaf Alquran ke Aceh khususnya Kabupaten Pidie Jaya, Azhar Kiran mengoordinasikan distribusi ribuan mushaf Al-Quran wakaf untuk warga di berbagai lembaga pendidikan dan pengajian Al Quran khususnya di Aceh.

 

"Banyak santri kita yang selama ini terpaksa mengaji dengan mushaf yang rusak akibat terendam banjir. Kehadiran wakaf ini adalah oase bagi pendidikan agama di Aceh," ungkap Azhar saat proses penyaluran di tiga Kabupaten yaitu Bireuen, Pidie Jaya dan Pidie untuk 12 Kecamatan, yaitu dari Bireuen : (Kecamatan Samalanga), Kabupaten Pidie Jaya : (Kecamatan Jangka Buya, Bandar Dua, Ulim, Meurah Dua, Meureudu, Trienggadeng, Panteraja, Bandar Baru), Kabupaten Pidie: (Kecamatan Mutiara Timur, Kembang Tanjung, dan Simpang Tiga). 

 

Distribusi tepat sasaran, sebanyak 7.000 lebih mushaf Al-Qur’an, serta ratusan buku Iqra dan bacaan Islami telah tuntas didistribusikan kepada ratusan lembaga pendidikan baik lembaga formal maupun nonformal diantaranya TPA, Balai Pengajian, Dayah, Madrasah/Sekolah dan Lembaga lainnya bahkan ada juga yang langsung kepada semua lapisan masyarakat yang menjadi penerima manfaat. Sebaran bantuan menjangkau wilayah luas, mulai dari Kabupaten Pidie, Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen.

 

Di sela penyerahan, doa-doa syahdu dipanjatkan oleh para santri untuk para pewaqaf. "Semoga setiap huruf yang kami baca menjadi cahaya bagi para donatur di dunia dan akhirat," ucap salah seorang santri dengan mata berkaca-kaca.

 

"Tampa ada kerjasama yang baik, dan transpansi yang benar-benar kita jaga, sungguh semua ini tidak akan berjalan dengan baik juga," unggkapnya. 

 

Ajakan solidaritas melalui organisasi PGM Indonesia, sebagai mantan peraih PGM Award Tahun 2025 yang diberikan langsung oleh ketua pengurus Pimpinan Pusat (PP) Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia yaitu bapak Ir. H. Yaya Ropandi, S.Pd.i.,M.Si juga turut ditandatangani oleh bapak Sekjen PGM Indonesia yaitu Bapak Asep Rizal Asy'ary, S.Pd.I. di Gedung Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Jakarta, tanggal 23 Juli 2025 silam. 

 

Azhar Kiran yang kini berdomisili di Desa Kampung Blang, Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat solidaritas profesi. Ia mengajak seluruh guru madrasah di 23 kabupaten/kota se-Aceh untuk bergabung memperkuat PW PGM Indonesia Aceh di bawah kepemimpinan Drs. Abdul Jalil yang juga sebagai sosok yang sangat peduli terhadap kemajuan generasi bangsa dan pemulihan pasca bencana akhir tahun 2025 khususnya dalam Provinsi Aceh. 

 

"Tugas kita sebagai pendidik tidak berhenti di papan tulis. Saya mengajak rekan-rekan guru menjadikan PGM Indonesia sebagai rumah besar untuk memperjuangkan kesejahteraan sekaligus menjadi motor penggerak kepedulian sosial di Aceh," pungkasnya.

 

Aksi nyata Azhar Kiran menjadi bukti bahwa sinergi antara kompetensi pendidik dan kepedulian sosial mampu membawa perubahan nyata bagi berbagai lembaga pendidikan dan masyarakat, terutama dalam menjaga nyala api pendidikan Al-Qur’an di bumi Serambi Mekkah pasca-bencana.

 

#Mj Eric Karno (Sabang CWNews)

Camera Waspada News

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp